24 Agustus 2017
Kunjungan Inspektur Jenderal Kementan RI ke STPP Medan
Home Utility Arsip Berita Headline News Kunjungan Inspektur Jenderal Kementan RI ke STPP Medan
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • green color
  • blue color

Kunjungan Inspektur Jenderal Kementan RI ke STPP Medan

Dalam rangka menindaklanjuti opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Kementerian Pertanian RI dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berdasarkan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Kementan tahun 2016, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Justan Riduan Siahaan Ak, M. Acc, CA, QIA datang berkunjung ke Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan pada hari kamis tanggal 15 Juni 2017. Kunjungan Irjen tersebut bertujuan untuk menyampaikan tindak lanjut WTP terhadap pengawasan internal dan melakukan pembinaan pegawai, dosen, dan mahasiswa STPP Medan serta membangun integritas kepemimpinan untuk mewujudkan swasembada pangan menuju lumbung pangan dunia.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Ketua STPP Medan, Inspektur I Kementerian Pertanian RI, Fungsional Itjen Kementan RI, BBPPTP Medan, Balai Veteriner Medan, seluruh dosen dan staf pegawai STPP Medan, serta mahasiswa tingkat IV STPP Medan.

Acara yang diadakan di aula STPP Medan tersebut dimoderatori oleh Ketua STPP Medan, Dr. Drs, Susanto, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan sangat bersyukur atas kedatangan Irjen Kementan RI ke STPP Medan karena dapat melihat secara langsung apa yang ada di STPP Medan. Ketua STPP Medan juga menyampaikan beberapa hal kepada Irjen sebagai informasi terkait tentang penyelenggaraan pendidikan di STPP Medan.

Inspektur I Kementerian Pertanian RI, Ir. Susanto, MM, juga menyampaikan arahannya terkait dengan kebijakan-kebijakan Kementerian Pertanian yang terkini termasuk hasil audit BPK terhadap temuan-temuan yang ada di Kementerian Pertanian dan rekomendasi yang dilakukan terhadap permasalahan tersebut. Beliau juga menyampaikan arahan tentang hasil pemantauan tindak lanjut temuan BPK atas LK Kementan Tahun 2015 dan Tahun 2016 khusus lingkup provinsi Sumatera Utara.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Justan Riduan Siahaan juga menyampaikan arahannya terkait dengan swasembada pangan menuju lumbung pangan dunia. Beliau memaparkan target waktu swasembada yang dimulai dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2045. Kementan menargetkan pada tahun 2045, Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Untuk  mencapai target tersebut ada beberapa hambatan potensial yang akan dihadapi yaitu : 1) Resistensi terhadap perubahan, 2) Kepemimpinan yang tidak memberi contoh, 3) Tidak didukung oleh sistem yang terpadu, 4) Inkosisten dalam pelaksanaan dan 5) Tidak solid dalam pelaksanaan. Untuk menghadapi hambatan itu diperlukan upaya dan aksi. Upaya dan aksi yang perlu dilakukan adalah dengan pembangunan integritas kepemimpinan. Pembangunan integritas kepemimpinan ini dilakukan dengan : 1) Pahami integritas, 2) Internalisasi integritas, 3) Berperan aktif dalam integritas dan 4) aktualisasi integritas.


 

 

Add comment


Security code
Refresh