24 Agustus 2017
Percepat Serap Gabah, Mentan Bentuk Tim Sinergi Lintas Sektor
Home
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • green color
  • blue color

Percepat Serap Gabah, Mentan Bentuk Tim Sinergi Lintas Sektor

Jakarta -- Mengantisipasi melimpahnya produksi Panen Raya Padi di bulan Maret sampai Mei 2016 diluasan tanam 6 juta ha, dengan hasil rata-rata 5 ton per ha yang akan menghasilkan produksi padi 30 juta ton, ditambah dengan arahan Presiden pada tanggal 7 Maret 2016, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, bersama Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan, Perum Bulog, KPPU, TNI-AD dan BRI membentuk tim Percepatan Serapan Gabah dan Beras dengan melakukan Rapat Sinergi Sergap Serap Gabah dan Beras yang dilaksanakan di Aula Gedung D, Kantor Pusat Kementan, Kamis (10/03)

Pada sambutannya, Mentan menegaskan untuk mendahulukan sinergi dan menghilangkan egoisme sektoral, bersama-sama memperhatikan gabah yang saat ini jatuh dibawah dari Harga Pokok Pemerintah.

Dari kunjungannya ke 18 kabupaten kota beberapa waktu lalu, Mentan mendapatkan harga gabah jatuh sampai dengan Rp. 3.000/Kg, dan diharapkan dari sinergi ini keamanan harga gabah terjaga dengan keterserapan yang dapat tercapai 6 sampai 8 juta ton, atau setara dengan 3 sampai 4 juta ton beras.

Untuk sistematika penyerapan gabah dan beras dilapangan, Mentan menegaskan “Kerjasama Kementerian Pertanian memperhatikan produksi, dan memback-up Petugas Penyuluh Lapangan yang dikawal oleh Babinsa dari TNI-AD mendampingi petani, Bulog yang menjadi juru bayar, dan BRI yang membawa brangkas, dan rekan-rekan wartawan yang membantu menyampaikan informasi berita yang baik untuk petani se Indonesia,” ungkap Mentan.

“Peran KPPU penting sebagai pengawas dilapangan, mana kala ada penyimpangan,” tambah Mentan. Sebelumnya telah dilaksanakan Nota Kesepakatan Bersama antara 9 Bupati dan 2 Walikota yang berada di Wilayah Bakorwil Madiun, Jawa Timur, dengan Perum Bulog yang diwakili oleh Direktur Pengadaan Bulog, pada tanggal 3 Maret 2016 di Makorem 081/Dhirotsaha Jaya, Madiun, sebagai dasar Perum Bulog dapat membeli gabah dan beras petani yang saat ini harganya di bawah HPP secara berkelanjutan dan perkembangan data keterserapannya dilaporkan setiap minggunya.

Direncanakan Mentan bersama Bulog, juga stakeholder yang lainnya, kembali melakukan Percepatan Serap Gabah dan Beras di daerah sentra produksi padi lainnya, dimulai di akhir minggu ini di kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sebelum ke daerah sentra-sentra produksi lainnya.